Damkar Banjarsari Bersihkan Lumpur Fasilitas Umum Pascabanjir di Pamarican
ungkapsebab.web id, BERITA CIAMIS. Petugas Pemadam Kebakaran Banjarsari, Kabupaten Ciamis, membersihkan sejumlah fasilitas umum dan rumah warga di Kecamatan Pamarican, Selasa (17/02/2026). Setelah banjir yang terjadi malam sebelumnya merendam permukiman dan infrastruktur setempat.
Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dengan tiga personel, yakni Dikri Nur Dena Tama, Nur Holis, dan Nana. Mereka membersihkan material lumpur yang terbawa arus banjir dan mengendap di bangunan warga maupun fasilitas pendidikan.
Petugas Damkar Banjarsari, Dikri Nur Dena Tama, mengatakan pembersihan difokuskan pada lumpur tebal yang menutupi lantai sekolah, madrasah, serta rumah pribadi warga.
“Kami membantu membersihkan lumpur yang masuk ke sekolah, madrasah, dan rumah warga menggunakan semprotan air bertekanan tinggi agar sisa endapan bisa terangkat,” ujarnya.
Dikri menjelaskan, kegiatan pembersihan dilakukan di Dusun Kubanggari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican. Damkar bergerak setelah menerima permintaan bantuan dari Kepala Desa Bangunsari, Subhan.
“Kami menerima permohonan bantuan untuk membersihkan lumpur akibat banjir di wilayah tersebut, kemudian langsung menurunkan personel,” katanya.
Banjir yang melanda Kecamatan Pamarican terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dan sekitarnya pada Senin sore. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air Sungai Citalahab meningkat drastis.
Arus sungai yang deras kemudian menjebol tanggul Sungai Citalahab, sehingga air meluap dan merendam permukiman warga serta area persawahan di dua desa, yakni Desa Bangunsari dan Desa Sukahurip.
Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 300 kepala keluarga terdampak. Sebanyak 164 warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko lanjutan.
Endapan lumpur cukup tebal ditemukan di sejumlah titik, terutama di dalam rumah dan fasilitas umum. Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga, termasuk kegiatan belajar mengajar.
BACA JUGA: Tanggul Sungai Citalahab Kembali Jebol, 300 KK di Pamarican Terdampak
Selain Damkar Banjarsari, proses penanganan pascabanjir turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Taruna Siaga Bencana (Tagana), MDMC Banjarsari, serta para relawan setempat.
Hingga Selasa siang, proses pembersihan masih berlangsung. Petugas gabungan berupaya mempercepat normalisasi lingkungan agar warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa, sementara pemerintah desa dan instansi terkait terus melakukan pendataan dampak kerusakan akibat banjir tersebut. (Uus S/US)
