Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

PPDI Klarifikasi Polemik Video Kuwu Ibro di Polres Ciamis

 

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Polemik yang dipicu oleh viralnya cuplikan video Kepala Desa Mekarmukti, Asep Ari atau Kuwu Ibro, mendorong rombongan PPDI dan APDESI Ciamis mendatangi Polres Ciamis pada Selasa (25/11/2025). Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kasat Reskrim AKP Carsono untuk memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang.

Ketua PPDI Ciamis, Ahmad Himawan (Mas Ahim), menegaskan bahwa rombongan PPDI dan APDESI hadir untuk meluruskan perkara terkait potongan video yang beredar. Ia menjelaskan bahwa video yang viral tidak menggambarkan konteks sebenarnya dari pernyataan Kuwu Ibro.

“Jika video itu dilihat secara utuh, masyarakat akan memahami konteks ujaran yang disampaikan Kuwu Ibro,” ujar Mas Ahim.

Menurutnya, pernyataan Kuwu Ibro yang memicu polemik merupakan respons spontan terhadap orasi Ketua PPDI dalam kegiatan Silaturahmi Akbar di Kecamatan Sadananya. Ia menekankan bahwa ucapan tersebut tidak ditujukan kepada wartawan atau media secara umum, melainkan kepada oknum tertentu yang menjadi bahasan dalam forum tersebut.

Mas Ahim menduga ada pihak yang dengan sengaja memotong video sehingga seolah-olah Kuwu Ibro menantang wartawan.

“Ada pihak tidak bertanggung jawab yang mengambil bagian video saat Kuwu Ibro berbicara, lalu menyebarkannya seolah ia menantang wartawan secara luas,” tuturnya.

Mas Ahim memastikan bahwa Kuwu Ibro telah berkali-kali menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf, baik secara tertulis maupun melalui video. Kuwu Ibro juga telah bertemu langsung dengan empat organisasi wartawan di Ciamis yakni PWI, IJTI, IPJI dan IWO dalam pertemuan yang disaksikan Ketua APDESI untuk meluruskan persoalan tersebut.

PPDI dan APDESI menilai upaya klarifikasi yang dilakukan sudah memadai dan menyatakan bahwa hubungan perangkat desa dengan media selama ini tetap harmonis.

“Sinergitas PPDI dan APDESI dengan media di Ciamis tetap terjaga dengan baik,” ujar Mas Ahim.

Terkait adanya undangan tabayun dari Polres, Mas Ahim menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada pihak berwenang.

Dalam pertemuan di Polres, Kuwu Ibro juga memberikan penjelasan langsung kepada Kasat Reskrim. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berniat melecehkan pers dan menyatakan bahwa ucapannya ditujukan kepada oknum yang diduga melakukan pemerasan dan intimidasi. PPDI mengaku mengantongi sejumlah bukti terkait hal tersebut.

Dua perwakilan APDESI Ciamis, yakni Uus Uswandi (Kuwu Anom) dari Desa Karangkamulyan dan Aep Jam’an dari Desa Utama, turut menyampaikan dukungan.

Kuwu Anom menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membela atau membenarkan tindakan yang salah. Ia mengajak semua pihak yang memahami persoalan ini untuk menjadikannya bahan evaluasi bersama.

Menurutnya, hubungan PPDI dan APDESI dengan media selama ini berjalan baik sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi kontrol sosial.

BACA JUGA: Kentalnya Kebersamaan Perayaan Sederhana HGN SMPN 7 Ciamis 

“Perangkat desa adalah pelayan masyarakat, sehingga wajib memberikan yang terbaik,” kata Kuwu Anom.

Mas Ahim juga mengumumkan rencana pelaksanaan Silaturahmi Akbar jilid dua. Ia menegaskan bahwa agenda tersebut bukan untuk melindungi kesalahan, melainkan untuk memperkuat soliditas perangkat desa, serta meningkatkan pemahaman agar setiap kekeliruan dapat diperbaiki secara terbuka.

Kuwu Anom berharap polemik ini menjadi pelajaran berharga bagi perangkat desa untuk meningkatkan profesionalisme dan mempererat sinergi dengan media demi pelayanan publik yang lebih baik. (Pepi Irwan/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *