Dapur Mutiara Dendy Bantah Isu Menu Tidak Layak Program (MBG)
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Kabar baru-baru ini beredar isu di salah satu media online mengenai dugaan ketidaksesuaian menu di Dapur Mutiara Dendy dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat bantahan tegas dari pihak dapur.
Uus Suhada, selaku Asisten Lapangan (Aslap), menyampaikan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak berimbang karena tidak melalui proses konfirmasi terlebih dahulu.
“Saya kaget ada pemberitaan yang tayang di media online dan menyebutkan bahwa menu dari dapur Mutiara Dendy tidak sesuai standar,” ujar Uus Suhada dengan nada kecewa.
Uus menegaskan bahwa seluruh menu yang disajikan dalam program MBG telah ditentukan oleh tim ahli gizi yang bekerja sama dengan Kepala SPPG, bukan oleh pihak mitra. Penentuan menu dilakukan secara profesional dan sesuai takaran gizi yang dibutuhkan oleh siswa.
Terkait pemberitaan soal menu “keringan” selama empat hari, Uus menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya gangguan pada pasokan air akibat perbaikan sumur bor. Namun, ia menekankan bahwa penyajian menu tersebut telah disepakati bersama dengan pihak sekolah.
“Memang selama empat hari dapur kami terkendala air. Selama proses perbaikan sumur bor, kami memberikan menu keringan. Tapi ini sudah berdasarkan kesepakatan dengan pihak sekolah dan tetap sesuai dengan takaran gizi yang ditentukan,” jelasnya.
Menanggapi isu soal harga menu yang disebut hanya sekitar Rp6.000, Uus membantah dengan tegas. Uus menjelaskan bahwa setiap porsi menu MBG terdiri dari lima komponen, yaitu susu, roti, vegetable cheese, telur rebus, dan butter, yang jika dihitung secara keseluruhan mencapai harga antara Rp10.000 hingga Rp11.000.
“Kalau dihitung, satu paket menu itu nilainya tidak mungkin cuma Rp6.000. Masa iya ada susu, roti, vegetable cheese, telur rebus, dan butter seharga itu?” ungkapnya.
Uus juga mengimbau agar pihak media maupun masyarakat yang memiliki keluhan dapat terlebih dahulu melakukan konfirmasi agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan publik.
BACA JUGA: Yayasan Putri Praja Mandiri Resmi Luncurkan Dapur MBG Cisontrol
“Kami bekerja sesuai aturan dan selalu mengikuti prosedur. Kalau ada keluhan, silakan konfirmasi kepada kami terlebih dahulu,” tegasnya.
Terkait adanya keluhan warga soal air rembesan ke rumah, pihak dapur telah melakukan mediasi dan memberikan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Proses perbaikan sumur bor juga dikabarkan akan selesai dalam waktu dekat, dan sistem pembuangan air telah dialihkan jauh dari pemukiman warga.
“Jangan asal tayang berita tanpa jelas kenyataannya,” pungkas Uus Suhada. (Ujang Aep)
