Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Sentra Masekdas Gelar FTBI Jenjang SD Tingkat Kabupaten Ciamis

 

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Sentra Masekdas menggelar kegiatan tahunan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis, yang tahun ini diselenggarakan di SD Negeri 1 Cijeungjing, pada Kamis (21/08/2025). Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi setiap sekolah dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kasi peserta didik Ely Mulyaningsih, S.Pd. mengatakan FTBI merupakan ajang bergengsi yang bertujuan mengasah kemampuan siswa dalam bidang seni dan bahasa, khususnya dalam pelestarian dan penguatan bahasa ibu, yaitu Bahasa Sunda. Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga tingkat kabupaten.

Tahun ini, panitia menargetkan jumlah peserta sebanyak 378 siswa, namun realisasinya mencapai 367 siswa yang mendaftar dari berbagai mata lomba. Terdapat tujuh cabang lomba yang dikompetisikan, meliputi: Aksara Sunda (Aksun), Pupuh, Sajak, Ngadongeng Sorangan, Biantara (pidato dalam Bahasa Sunda), serta Carpon (Carita Pondok).

“Festival ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan kecintaan terhadap bahasa ibu melalui seni dan sastra. FTBI juga menjadi wadah penting dalam membangun karakter dan identitas budaya sejak dini,” ujarnya.

Melalui FTBI, para siswa dituntut tidak hanya memahami bahasa Sunda secara lisan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam karya sastra dan pertunjukan yang sarat nilai budaya. Peserta juga harus memiliki keterampilan dan penguasaan bahasa yang baik dan benar.

Ely juga mengatakan, Selain sebagai ajang perlombaan, FTBI juga merupakan bagian dari program diseminasi kebijakan pelestarian bahasa daerah. Dalam konteks ini, Bahasa Sunda dipandang sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Ciamis, yang harus dijaga keberlangsungannya.

BACA JUGA: STISIP Bina Putera dan Desa Bangunharja Sepakat Kerja Sama 

“Dengan mengajarkan bahasa ibu sejak dini kepada anak-anak, kita turut menjaga warisan budaya yang kaya makna dan nilai. Bahasa Sunda bukan hanya alat komunikasi, tapi juga sarana pembentukan karakter,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Bahasa ibu yang baik dan santun dapat membentuk pribadi yang berbudaya dan beretika.

FTBI akan terus menjadi agenda tahunan yang dinanti, sekaligus sebagai bentuk komitmen dunia pendidikan dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah. (Kuswana, Sari/ ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *