Baehaki Kembali Pimpin Kwarran Pamarican
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Kepemimpinan Gerakan Pramuka di Kecamatan Pamarican kembali berada di tangan Kak Baehaki Efendi, S.Pd. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Ranting (Musran) ke-VII yang digelar pada Rabu, (28/05/2025), di GOR Geger Bentang, Desa Sukahurip, Kabupaten Ciamis.
Pemilihan yang berlangsung dalam suasana tertib dan demokratis ini menjadi bukti kepercayaan penuh para peserta Musran terhadap sosok Baehaki yang sebelumnya telah menjabat sebagai Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) selama satu periode.
Dipercaya Kembali Lewat Aklamasi
Proses aklamasi menunjukkan bahwa tidak ada calon lain yang diusulkan dalam forum tertinggi Gerakan Pramuka tingkat ranting tersebut. Seluruh perwakilan pangkalan, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK dan MA, serta para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan pembina dari setiap gugus depan, kompak memberikan dukungan.
“Ini bukan sekadar mandat biasa, tapi tanggung jawab besar untuk masa depan Pramuka Pamarican,” ungkap salah satu peserta Musran yang enggan disebutkan namanya.
Musran yang diadakan setiap tiga tahun sekali itu juga menjadi forum evaluasi dan perencanaan strategis. Pemilihan ketua hanya satu bagian dari keseluruhan proses penting yang bertujuan memperkuat organisasi.
Komitmen untuk Bekerja Lebih Maksimal
Dalam keterangannya kepada media, Kak Baehaki menyampaikan rasa terima kasihnya atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Mabigus dan para Pembina Pramuka se-Kecamatan Pamarican. InsyaAllah, ke depan kami akan bekerja lebih maksimal bersama jajaran pengurus,” katanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan Gerakan Pramuka, khususnya di wilayah Pamarican, dengan pendekatan kolaboratif. Menurutnya, sinergi antar unsur kepramukaan adalah kunci keberhasilan pembinaan generasi muda.
Tema Musran: Bukan Sekadar Slogan
Musran ke-VII tahun ini mengangkat tema “Mari Kita Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, untuk Pamarican Lebih Ngabret.” Sebuah tema yang lugas, tapi juga menuntut implementasi nyata di lapangan.
Kak Baehaki menyampaikan, “Dengan kerja sama dan kekompakan seluruh elemen Gerakan Pramuka, saya optimis Pramuka Pamarican akan terus eksis dan berkembang lebih baik lagi.”
Namun, sejumlah pihak berharap tema tersebut tidak hanya menjadi slogan seremonial. Mereka menuntut adanya program konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan Pramuka di setiap gugus depan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi organisasi kepramukaan saat ini mulai dari menurunnya minat peserta didik, kurangnya inovasi kegiatan, hingga keterbatasan sumber daya kepemimpinan Kwarran dituntut untuk tidak hanya menjalankan rutinitas.
Pengamat pendidikan lokal menilai, kepengurusan Kwarran Pamarican perlu membangun program kerja yang adaptif, progresif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman. “Gerakan Pramuka harus menjadi ruang aktualisasi, bukan sekadar kegiatan baris-berbaris atau rutinitas tahunan,” ujarnya.
BACA JUGA: Kabupaten Ciamis Raih WTP ke 12 Kali
Harapan Baru, Energi Baru
Dengan terpilihnya kembali Kak Baehaki Efendi, harapan besar kembali dipasang. Sinergi, kolaborasi, dan kerja nyata menjadi tiga kata kunci yang akan terus diuji dalam tiga tahun ke depan.
Kini, bukan hanya janji yang dibutuhkan, tetapi bukti dan aksi nyata yang menjawab kebutuhan generasi muda hari ini. (Kuswanto/ungkapsebab.com)
