Kebakaran di Puloerang Ciamis, Warga Panik
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Peristiwa kebakaran menghanguskan sebagian bangunan rumah warga di Dusun Sukamukti, RT 020, RW 006, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada Selasa malam, (15/04/2025). Api diduga berasal dari tungku yang digunakan pemilik rumah untuk memasak air. Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
Diduga Api Berasal dari Tungku Tradisional
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pemilik rumah sedang memasak air di dapur menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu. Di dekat tungku, terdapat kulkas bekas yang digunakan sebagai tempat penyimpanan kasur berbahan kapas.
Menurut keterangan warga setempat, korban diduga meninggalkan dapur dalam kondisi api masih menyala. Ia pergi ke bagian depan rumah dan tidak menyadari bahwa api dari tungku merambat ke kasur bekas yang mudah terbakar. Saat korban kembali ke dapur, api sudah menyambar bagian dinding dapur.
Warga Bergerak Cepat Padamkan Api
“Saya langsung panik waktu lihat api sudah besar di bagian belakang. Saya langsung minta tolong ke tetangga,” ujar korban kepada warga dan petugas yang datang ke lokasi.
Korban pun segera meminta pertolongan kepada dua saksi mata yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Tanpa menunggu lama, keduanya memberitahukan kebakaran tersebut kepada warga lainnya. Warga kemudian berbondong-bondong datang membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api.
Upaya pemadaman berlangsung selama sekitar 30 menit. Warga berjibaku dengan ember, selang air, dan alat sederhana lainnya untuk mencegah api menjalar ke ruangan lain.
Salah satu saksi mata, yang juga merupakan tetangga korban, mengatakan bahwa kepanikan sempat terjadi karena api cukup cepat membesar.
“Kami khawatir apinya menjalar ke rumah lain. Tapi untung cepat dipadamkan,” ujar saksi.
Setelah api berhasil dikendalikan, warga bersama aparat desa dan pihak kepolisian melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi. Bagian dapur dan sebagian dinding rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah.
BACA JUGA: Halal Bihalal Pemkab Ciamis, Herdiat Waspadai Cuaca Ekstrem
Imbauan Kapolsek Lakbok kepada Masyarakat
Kapolsek Lakbok melalui petugas piket menyampaikan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka, terutama di malam hari.
“Kami minta masyarakat lebih waspada. Jangan meninggalkan tungku menyala tanpa pengawasan. Ini bisa membahayakan keselamatan dan harta benda,” ujar petugas.
Kasur dan Kulkas Bekas Mempercepat Api Menyebar
Dugaan sementara, api berasal dari tungku yang merambat ke kasur berbahan kapas.
Kulkas bekas yang dijadikan tempat penyimpanan kasur turut mempercepat penyebaran api karena bahan di sekitarnya mudah terbakar. (Rizky, Revan/ungkapsebab.com)
